Pelajaran 9 : DOA DAN FIRMAN
Ayat hafalan :
Dan inilah keberanian percaya kita kepadaNya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepadaNya menurut kehendakNya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepadaNya. (1 Yohanes 5:14-15)
Doa adalah kebaktian yang mencakup segala sikap Roh manusia dalam pendekatan pada Allah. Doa adalah perbuatan tertinggi yang dapat dilakukan oleh roh manusia.
Firman dalam bahasa rohani "DAVAR" yang berarti hal yang ada di belakang, kamar yang ada di belakang rumah. Dalam konteks kemah suci berarti Tempat Yang Maha Kudus di Bait Suci. Bahasa Yunani LOGOS , yang berarti kalimat lengkap. Logikanya : pernyataan yang berdasarkan kenyataan. Retorika : pidato yang tersusun secara tepat.
A. Arti Doa Dan Firman
Arti kata ini adalah gabungan dari dua kata yang saling mengait yaitu "doa" dan Firman Tuhan. Doa mempunyai arti berbicara kepada Tuhan untuk menyampaikan suatu ucapan syukur , pujian , permohonan atau permintaan kepadaNya. Sedangkan Firman itu adalah sebagai jawaban Allah. Maksudnya apapun yang diperlukan manusia jawabannya ada di dalam Firman tersebut.
B. Tujuan Doa Dan Firman
Tujuan dari doa dan firman adalah untuk menyatukan kehendak Allah dan kehendak manusia. Kehendak manusia disampaikan kepada Allah melalui doa, dan jawaban kehendak Allah ada dalam firmanNya. Dengan demikian dapat mengetahui kehendak Allah bagi manusia, yang baik yang berkenan kepadaNya.
C. Hasil Doa Dan Firman
Yang paling tepat adalah penggenapan janjiNya dalam firmanNya, karena doa setiap orang percaya yang terus menerus, Tuhan akan memberikannya sesuai dengan waktu Tuhan.
D. Contoh orang-orang di Alkitab Yang Hidup Dalam Doa dan Firman
1. Hana Berdoa Dengan Pedih Hati Minta Anak Kepada Tuhan
Pada suatu kali, setelah mereka habis makan dan minum di Silo, berdirilah Hana sedang imam Eli duduk di kursi dekat tiang pintu bait suci Tuhan, dan dengan hati pedih ia berdoa kepada Tuhan, sambil menangis tersedu-sedu. Kemudian bernazarlah ia, katanya : "Tuhan semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hambaMu ini dan mengingat kepadaKu dan tidak melupakan hambaMu ini, tetapi memberikan kepada hambaMu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada Tuhan untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya". Ketika perempuan itu terus menerus berdoa di hadapan Tuhan, maka Eli mengamat-amati mulut perempuan itu, dan karena Hana berkata-kata dalam hatinya dan hanya bibirnya saja bergerak-gerak, tetapi suaranya tidak kedengaran, maka Eli menyangka perempuan itu mabuk. Lalu kata Eli kepadanya : "Berapa lama lagi engkau berlaku sebagai orang mabuk ? Lepaskanlah dirimu daripada mabukmu". Tetapi Hana menjawab : "Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati, anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku dihadapan Tuhan. Janganlah anggap hambamu ini seorang perempuan dursila, sebab karena besarnya cemas dan sakit hati aku berbicara demikian lama". Jawab Eli : "Pergilah dengan selamat, dan Allah Israel akan memberikan kepadamu apa yang engkau minta dari padaNya". Sesudah itu berkatalah perempuan itu : "Biarlah hambamu ini mendapat belas kasihan dari padamu". Lalu keluarlah perempuan itu, ia mau makan dan mukanya tidak muram lagi. Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan Tuhan, kemudian pulanglah mereka kerumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, istrinya, Tuhan ingat kepadanya. Maka setahun kemudian mengandunglah Hana dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ia menamai anak itu Samuel, sebab katanya : "Aku telah memintanya dari pada Tuhan". (1 Samuel 1:9-20)
2. Salomo Berdoa Meminta Hikmat Kepada Tuhan
Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab disitulah bukit pengorbanan yang paling besar, seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo diatas mezbah itu. Di Gibeon itu Tuhan menampakan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah : "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu". Lalu Salomo berkata : "Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setiaMu yang besar kepada hambaMu Daud, ayahku , sebab ia hidup dihadapanMu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau, dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk ditahtanya seperti pada hari ini. Maka sekarang ya Tuhan, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hambaMu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku , sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman. Demikian hambaMu ini berada ditengah-tengah umatMu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya. Maka berikanlah kepada hambaMu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umatMu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umatMu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umatMu yang sangat besar ini ?" Lalu adalah baik dimata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. Jadi berfirmanlah Allah kepadanya : "Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau. Dan juga apa yang tidak kau minta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau diantara raja-raja. Dan jika engkau hidup menurut jalan yang kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintahKu, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu". Lalu terjagalah Salomo , ternyata ia bermimpi . Sekembalinya ke Yerusalem, berdirilah ia dihadapan tabut perjanjian Tuhan, dipersembahkannya korban-korban keselamatan, kemudian ia mengadakan perjamuan bagi semua pegawainya. (1 Raja-Raja 3:4-15)
3. Maria Si Pendengar Firman , Marta Si Suka Sibuk
Ketika Yesus dan murid-muridNya dalam perjalanan, tibalah Ia disebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia dirumahnya. Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataanNya, sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata : "Tuhan, tidaklah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayaniseorang diri ? Suruhlah dia membantu aku". Tetapi Tuhan menjawabnya : "Marta , engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu : Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya". (Lukas 10:38-42)
4. Hizkia Berdoa Meminta Diperpanjang Umur , Tuhan Mengabulkannya
Pada hari-hari iru Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya : "Beginilah Firman Tuhan : Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi. "Lalu Hizkia memalingkan mukanya kearah dinding dan ia berdoa kepada Tuhan". Ia berkata : "Ah Tuhan, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapanMu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mataMu". Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat. Maka berfirmanlah Tuhan kepada Yesaya : "Pergilah dan katakanlah kepada Hizkia : Beginilah firman Tuhan , Allah Daud , bapa leluhurmu : Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu. Sesungguhnya Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi, dan Aku akan melepaskan engkau dan kota ini dari tangan raja Asyur dan Aku akan memagari kota ini. Inilah yang akan menjadi tanda bagimu dari Tuhan, bahwa Tuhan akan melakukan apa yang telah dijanjikanNya : Sesungguhnya, bayang-bayang pada penunjuk matahari buatan Ahas akan Kubuat mundur ke belakang sepuluh tapak yang telah dijalaninya". Maka pada penunjuk matahari itu, mataharipun mundurlah kebelakang sepuluh tapak dari jarak yang telah dijalaninya. (Yesaya 38:1-8)
E. Ayat-ayat Alkitab Tentang Doa dan Firman
Tetapi Yesus menjawab : "Ada tertulis : Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah". (Matius 4:4)
Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia , dan bergembiralah karena Tuhan , maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya dan Ia akan bertindak. (Mazmur 37:3-5)
Mintalah, maka akan diberikan kepadamu ; carilah, maka kamu akan mendapatkan ; ketoklah, maka pintu kan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima, dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. (Matius 7:7-8)
Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatupun dalam namaKu. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. (Yohanes 16:24)
Dan inilah keberanian percaya kita kepadaNya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepadaNya menurut kehendakNya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepadaNya. (1 Yohanes 5:14-15)
Usahakanlah supaya engkau layak dihadapkan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan kebenaran itu. (II Timotius 2:15)
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. (II Timotius 3:16-17)
Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu. (Markus 11:25)
Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal. (1 Petrus 1:23)
Bersukacitalah senantiasa tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. (1 Tesalonika 5:16,17,18)
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. (Roma 10:17)
FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105)
Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh , kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu. (Yakobus 4:2-3)
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi keluar. Ia pergi ketempat yang sunyi dan berdoa disana. (Markus 1:35)
Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. (Ibrani 4:16)
Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. (Yakobus 1:21)
KepadaNya aku telah berseru dengan mulutku, kini dengan lidahku aku menyanyikan pujian. Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar. (Mazmur 66:17-18)
Jadi berdirilah tegap, berikat pinggangkan kebenaran dan berbaju-zirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera, dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus -putusnya untuk segala orang kudus, juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahsia Injil, yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara. (Efesus 6:14-20)
Pertama-tama aku menasihatkan : Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tentram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Oleh karena itu aku ingin, supaya dimana mana orang laki laki berdoa menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan. (1 Timotius 2:1-2,8)
Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari padaNya, karena kita menuruti segala perintahNya dan berbuat apa yang berkenan kepadaNya. (1Yohanes 3:21-22)
Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian. (Amsal 28:9)
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kataNya : "Ya BapaKu, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaKu, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." (Matius 26:39)
Yesus mendekati mereka dan berkata : "KepadaKu telah diberikan segala kuasa disorga dan dibumi.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:18-20)
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kisah Para Rasul 1:8)
Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Elia adalah manusia biasa seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya. (Yakobus 5:16b-18)
Jadi, saudara saudara oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diriNya sendiri, (Ibrani 10:19-20)
..........., dan apa juga yang kamu minta dalam namaKu, Aku akan melakukannya". (Yohanes 14:13-14)
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah kedalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:6)
Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan. (1 Petrus 2:2-3)
Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. (Kolose 3:16)
|