Pelajaran 4 : BAPTISAN
Ayat Hafalan:
Atau tidak taukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematianNya? Dengan demikian kita telah dikuburkan brsama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yangb baru.(Roma 6:3,4)
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan , tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.(Markus 16:16)
A.Arti Baptisan
Kata baptisan selalu dikaitkan dengan perjanjian Allah dengan perjanjian Allah dengan umat pilihanNya. Pertama,Perjanjian Allah dengan Nuh yang berkaitanj dengan air ba(dikutip oleh Petrus dalam 1 Petrus 3:18-20). Kedua Perjanjian Allah dengan Abraham, mengenai sunat. 1 Kolose 2:13 "orang mati karena pelanggaran karena tida bersunat. Lihat juga kitab kejadian 17 perjajnian Allah dengan Abraham melalui sunat. Ketiga, perjanjian Allah dengan Israel dalam pimpinan Musa, melaui baptisan awam, dan laut(dikutip Rasul Paulus dalam 1 Korintus 10:2). Dalam perjanjian itu lebih banyak dipakai kata babtizo yang berarti pencelupan dalam air.
Arti baptisan adalah mati, terkubur dan bangkit, bersama Kristus dan hidup dalam hidup yang baru melalui gambaran masuk ke dalam air. Asal kata baptisan adalah dari bahasa Yunani( Babtizo) yang berarti dicelup, diselamkan dalam air.
Demikian arti dalam kekristenan, yaitu merupakan gambaran dari kematian, penguburan dan kebangkitan Yesus Kristus (Roma 6:3-4). Ketika kita dibaptis, berarti kita ditenggelamkan dalam air, yang bebarti kita ditenggelamkan dalam aur, yang berarti kehidupan lama serta keinginan daging kita dikuburkan bersama kematian Yesus Kristus. Kita ditenggelamkan kebawah permukaan air, lalu bangkit kembali dari air tersebut,yang berarti bangkit bersama Kristus dalam kehidupan yang baru seperti Kristus sendiri ketika kebangkitanNya adalah dalam tubuh yang baru. Jadi arti baptisan dalam kekristenan adalahuntuk mendapatkan "warna"hidup yang baru, mematikan kehidupan yang lama yaitu sifat-sifat kedagingan kita, dan hidup menurut perintah Yesus dalam FirmanNya.
baptisan berarti "demonstrasi"pengesahan kita(dalam pandangan umum bagi non Kristen) yang telah dibaptis menjadi anggota gereja. Atau merupakan "pengumuman" kepada orang lain bahwa kita menjadi orang Kristen, orang yang percaya kepada Yesus Kristus. baptisan mempunyai arti yang lebih dalam lagi yaitu arti rohani bahwa dosa dan kehidupan lama kita sudah dikubur bersama kematian Kristus, dan hidup dalam kehidupan yang baru bersama Kristus.
B.Latar Belakang Baptisan Percik
Bagaimana dengan baptisan percik? Inilah sejarang timbulnya baptisan percik: Sebuah buku Ensiklopedia Edinburg menuliskan demikian: Hukum pertama tentang baptisan dengan jalan dipercik diperoleh sebagai berikut: Sri Paus Stefanus II yang diusir oleh Adopus, Raja Lombards tahun 753 M, melarikan diri ke Pepin, yang sebelumnya baru saja merampas mahkota Perancis. Ketika ia perlu baptisan kanak-kanak dilaksanakan dengan jalan menuang air di kepala kanak-kanak itu sehingga dapat dibenarkan. Stefanus II menjawab bahwa itu boleh saja dilakukan. Namun sekalipun itu dibenarkan, baptisan selam atau baptisan percik hanya diperbolehkan dalam keadaan memaksa. Baru pada tahun 1311 M dibuat oleh Dewan Ravena suatu undang-undang yang mengemukakan bahwa cara selam atau percik itu tak penting. Namun di Skonlandia, baptisan percik tak dipraktekan sebelum reformasi(kurang lebih pada pertengahan abad 16). Dari Skonlandia baptisan percik memasuki Inggris pada zaman pemerintahan Ratu Elizabeth, akan tetapi gereja-gera yang sudah mapan tidak mengijinkanya.
C.Tujuan Baptisan
baptisan bertujuan "mematuhi" perintah Kristus, sebagai bukti telah masuk ke dalam keselamatan kekal.
Tujuan yang pertama adalah pengampunan dosa(Kiash Para Rasul 2:38). Ketika kita dimasukan kedalam air , dosa kita diampuni. Allah mengampuni dosa kita baik dosa yang dahulu, sekarang dan yang akan datang.Setiap orang yang percaya kepada Tuhan semua kesalahan tidak diperhitungkan(Roma 4:8). Sekarang yang kita perlukan adalah "menerima" pengampunan yang dari Allah, dan hidup dalam kehidupan yang baru dalam pimpinan Tuhan melaui firmanNya.Kita harus memulai kehidupan yang kudus, dan tidak ber-buat dosa lagi(I Yohanes 3:6,9). Dikatakan dalam ayat tadi: "Setiap orang yang lahir dari Allah tidak berbuat dosa lagi" Kita sudah dilahirkan kembali dalam Allah, danterus belajar untuk mengenal Allah melalui belajar firmanNya. Belajar firman adalah membaca merenungkan dan menaklukan apa yang diperintahkanNya.
Tujuan yang kedua, untuk masuk dalam keselamatan(Markus 16:16 ; 1 Petrus 3:21). Yesus datang ke dunia, supaya kita yang percaya kepadaNya beroleh selamat (Yohanes 3:16). Ketika kita dibaptis dalam nama Bapa Anak dan roh kudus, saat itu juga kita masuk dalam keselamatan kekal. Kita sudah dipindahkan dari dalam maut ke dalam hidup yang kekal(Yohanes 5:25) dan tetap untuk selamanya kita tinggal dengan Allah (I Yohanes 4:15). Hal ini digambarkan dalam baptisan itu, yaitu ketika kita bangkit dari air dalam keadaan yang baru.
Tujuan yang ketiga, mengenakan Kristus (Galatia 3:26-27). Dalam ayat ini dikatakan bahwa semua yang dibaptis dalam Kristus telah mengenakan Kristus.Ketika kita dibaptis kita telah mengenakan Kristus. Mengenakan Kristus berarti mengganti "keakuan" kita dan diganti dengan kehidupan Kristus untuk bertahta dalam kehidupan kita. Kita harus meneladani sikap, tingkah laku, perkataan dan perbuatan Kristus, menjadi "seperti" Kristus. Kiat harus bertumbuh seperti kehidupan Kristus bertumbuh. Kalau kita tinggal di dalam kasih, itu bukti bahwa kita hidup dalam Kristus (I Yohanes 4:16). Jadi arti mengenakan Kristus adalah hidup dalam kehidupan Kristus, dan menjadi seperti Kristus.
Tujuan keempat, penebusan dalam Kristus (Roma 3:24). Dikatakan dalam ayat ini bahwa kita dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus. Kita yang masuk dalam baptisan atau dibaptis, kita sudah ditebus,dibayar lunas dosa kitaoleh kematiasn Yesus di kayu salib. Kita sudah dipindahkan dari kuasa maut kedalam kuasa hidup dengan harga mahal.Kita masuk dalam penebusan Allah. Oleh sebab itu, kita yang dibaptis berarti masuk dalam kehidupan Allah, setelah kita bangkit dari air.
D. Cara Baptisan
Cara baptisan adalah masuk kedalam air, dikuburkan di dalam air, dan bangkit dari air, sama seperti ketika Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan.
Yesus sendiri dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis dengan cara selam(Matius 3:13-17). Ayat 13 dikatakan" Maka datanglah Yesus ke Yordan(sungai) kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya,". Lalu pada ayat yang ke 16 mengatakan "Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan melihat roh Allah seperti burung merpati turun ke atasNya." Kalau kita meneliti atas dasar bacaan tadi kita dapat menyimpulkan bahwa Yordan adalah nama sungai, dan Yesus datang ke tempat itu, maka Yesus dibaptis dengan cara selam.
Yohanes Pembaptis selalu membaptis di tempat yang banyak air untuk membaptis. Yang pertama ketika membaptis Yesus, kedua dalam Yohanes 3:23 mengatakan" Akan tetapi Yohanespun membaptis juga di Ainon dekat Salim, sebab disitu banyak air dan orang-orang datang ke situ untuk dibaptis." Mari kita meneliti ayat ini dengan seksama. Ainon adalah nama sungai. Juga disebutkan "banyak air" di situ. Maka dapat disimpulkan bahwa cara yang dipakai adalah cara selam. sekali ;lagi gereja Jemaat Kristus Indonesia adalah mengikuti pola ini dalam pelaksanaan baptisan, yaitu selam.
E. Syarat-Syarat Untuk Dibaptis
Marilahkita melihat dahulu, contoh-contoh dalam Alkitab. Kisah Para Rasul 2:38) berbunyi:" Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi kamu akan menerima dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima Roh Kudus." Dalam ayat ini Petrus dalam khotbahnya mengajukan syarat, Pertama bertobat kedua memberi diri dibaptis bertujuan untuk menerima karunia Roh Kudus.
Kisah Para Rasul 2:12 berbunyi: "Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus dan mereka ,meberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan." Atas pemberitaan Filipus, orang-orang Samaria menjadi percaya dan dibaptis.
Kisah Para Rsul 16:14,15 mengatakan "...Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. Sesudah ia dibaptis.." Lidia memperhatikan, berarti ia percaya pada apa yang dikhotbahkan Paulus, dan pada ayat 15, disebutkan bahwa Lidia dibaptis.
Setelah kita melihat fakta Alkitab diatas kita dapat simpulkan bahwa setiap orang yang mau dibaptis ada syarat yang harus dipenuhi. Pertama, percaya kepada Yesus sebagai juruselamat. Kedua menerima Yesus, ,mengundang Yesus masuk ke dalam hati. Dan masuk dalam baptisan, atau menerima baptisan sebagai tanda pertobatan.
F.Siapakah Yang Berwenang Membaptis?
Ada pertimbangan etis yang perlu dipikirkan sehubungan dengan tata tertib gereja dan budaya dalam membaptiskan. Bila gereja tersebut sudah ada gembala(pendeta), dialah yang perlu diserahi tanggung jawab untuk membaptis. Kemudian bila gereja tersebut belum ada gembala, tanggung jawab membaptis diserahkan kepada penatua atau Diaken. Bila gereja tersebut belum membentuk susunan pengurus, maka orang yang telah melayani/menginjili orang yang akan dibaptis itulah yang mengambil peranan untuk membaptiskanya. Pertimbangan budayanya adalah bahwa kita sebagai orang Indonesia yang menjunjung nilai-nilai budaya, dan salah satunya adalah menghormati kepada setiap orang yang lebih tua(yang dituakan). Oleh sebab itu dalam membaptis perlu memikirkan dan mempertimbangkan hal-hal diatas.
Namun yang pasti, bahwa Yesus tidak pernah menjelaskan tentang siapa yang berwenang untuk membaptiskan, entah Pendeta, Penatua, atau Diaken, tetapi kepada setiap orang yang telah percaya kepadaNya, itulah yang berwenang untuk membaptiskan. Sesuai pesanNya kepada murid-muridNya ketika Ia akan naik ke sorga:"Karena itu pergilah, jadikanlahsemua bangsa muridKu dan baptislah dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka mela-kukan segala sesuatu yang telah Kuperingatkan kepadamu Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman"(Matius 28:19-20)
G. Apa Yang Diperlukan Dan Dimana Harus Membaptis?
Dimana ada banyak air cukup untuk dapat menyelamkan/Menenggelamkan/menguburkan dalam air itulah tempat yang dapat dipakai untuk membaptis.
Bagi gereja yang mampu secara keuangan, dapat membangun kolam baptisan yang khusus. Bagi gereja di kota yang kesulitan mendapatkan sungai atau sumber air yang bersih, dapat memakai bak mandi atau drum dengan catatan dapat menenggelamkan orang yang akan dibaptis. Bagi jemaat yang ada di Pedesaan, biasanya cukup tersedia air bersih di sungai-sungai, sumber air. Yang penting diperhatikan adalah bahwa air itu bersih dan jernih untuk dapat membaptiskan.
H. Hasil Baptisan
Hasil baptisan berdasarkan Kisah Para Rasul 2:38, mendapatkan karunia Roh Kudus. Berarti juga telah mengenakan Kristus(Galatia 3:27). Anggota keluarga Allah juga bertambah.
I. Orang Zaman Alkitab Yang Dibaptis
1. Orang Banyak Minta Dibaptis
Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Maka datanglah kepadannya penduduk dari Yerussalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.
Tetapi waktu ia melihat banyak orang farisi dan orang saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka:"Hai kamu keturunan ular beludak.Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarukan diri murka yang akan datang?
Jadi hasilkanlah buah sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah mengira , bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang kedalam api. Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudia dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasudNya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah ditanganNya. Ia akan membersihkan PengirikanNya dan mengumpulkan gandumNya kedalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakarNya dalam api yang tidak terpadamkan"(Matius 3:4-12)
Demikianlah Yohanes Pembaptis tampil dipadang gurun dan menyerukan:"Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu". Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerussalem dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. Yohanes memakaijubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makananya belalang dan madu hutan. Inilah yang diberitakannya:"Sesudah aku akan datang lagi Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasudNya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."(Markus 1:4-8)
Dalam tahun kelimabelas dari pemerintahan Kaisar Tiberius, ketika Pontius Pilatus menjadi wali negeri Yudea dan Herodes raja wilayah Galilea, Filipus saudaranya, Raja wilayah Iturea dan Trakhonitis dan Lisanias raja wilayah Abilene, pada waktu Hanas dan Khayafas menjadi Imam Besar,datanglah Firman Allah kepada Yohanes, anak Zakharia, di padang gurun. Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan:"Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu, seperti ada tertulis dalam kitab nubuat-nubuat Yesaya: Ada suara yang berseru-seru di padang gurun:Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagiNya. Setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung dan bukit akan menjadi rata, yang berliku-liku akan diluruskan , yang berlekuk-lekuk akan diratakan.dan semua orang akan melihat keselamatan yang dari Tuhan."
Lalu nia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya : "Hai kamu keturunan ular beludak!Siapakah yang melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan.Dan janganlah berfikir dalam hatimu: Abraham adalah Bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik akan ditebang dan dibuang kedalam api."(Luaks 3:1-9)
Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah mesias, Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orangitu:" Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datamng dan membuka tali kasudNya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah di tanganNya untuk membersihkan tempat pengirikNya dan mengumpulkan gandumNya ke dalam lumbungNya, tetapi debu jerami itu akan dibakarNya dalam api yang tidak terpadamkan"(Lukas 3:15-17)
2. Rasul Paulus Dibaptis
Dan seketika itu juga seolah-oleh selaput gugur dari matanya(Saulus yang kemudian disebut Paulus), sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.(Kisah Para Rasul 9:18)
3. Lidia Dan Keluarganya Dibaptis oleh Paulus
Seorang dari perempuan-perempuan itu bernama Lidia turut mendengarkan. Ia seorang penjual kain ungu dari kota Tiatira, yang beribadah kepada Allah. Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus. Sesudah ia dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya, ia mengajak kami katanya:"Jika kamu berpendapat, bahwa aku sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, marilah menumpang di rumahku" Ia mendesak sampai kami menerimanya(Kisah Para Rasul 16:14-15)
4. Kepala Penjara Philipi Dibaptis Paulus
Ia mengantar mereka keluar, sambil berkata:"Tuan-tuan, apakah yang harus akuperbuat supaya aku selamat?" Jawab mereka (rasul Paulus dan rombongan):"Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu". Lalu mereka (Rasul Paulus dan teman-teman) memberitakan Firaman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketikia itu juga ia (kepala penjara itu) dan keluarganya memberi diri dibaptis.(Kisah Para Rasul 16:30-33).
5. Krispus dan Orang -Orang Korintus Dibaptis oleh Paulus
Tetapi, Krispus, kepala rumah ibadat itu, menjadi percaya kepada Tuhan bersama-sama dengan seisi rumahnya, dan banyak dari orang-orang Korintus, yang mendengarkan pemberitaan Paulus, menjadi percaya dan memberi diri mereka dibaptis.(Kisah Para Rasul 18:8)
6. Orang-Orang Efesus dibaptis Paulus
Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka:"Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus." Lalu akata Paulus kepada mereka:"Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Ja3wab mereka:" Dengan baptisan Yohanes." Kata Paulus:"baptisan Yohanes adalah baptisan orang yang telah bertobat dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya yaitu Yesus"Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi dirimereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. Dan ketika Paulus menumpangkan Tangan di atas mereka turunlah Ro Kudus di atas mereka dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.(Kisah Para Rasul 19:1-7)
J.Yohanes Membaptis Yesus
Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia katanya:"Akulah yang perlu dibaptis olehMu, dan engkau yang datang kepadaku? Lalu Yesus menjawab kataNya kepadanya:"Biarlah hal itu terjadi karena demikianlah sepatunya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah."Dan Yohanes pun menurutiNya. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat RoH Allah.
Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke seperti burung merpati turun ke atasNya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan:"Inilah Anak yang Kukasihi kepadaNya lah Aku berkenan."(Matius 3:13-17)
Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibabatis di sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis. Pada saat Ia keluar dari air,Ia melihat langit terkoyak dan Roh seperti burung merpati turun ke atasNya. Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak yang Kukasihi, kepadaMulah Aku berkenan"(Markus 1:9-11) atasNya:Dan terdengarlah suara dari langit"Engkaulah anak yang Kukasihi kepadaMulah Aku berkenan"(Lukas 3:21-22)
K. Ayat-Ayat Alkitab Tentang Baptisan
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa Anak dan Roh Kudus,(Matius 28:19)
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.(Markus 16:16)
Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus"(Kisah Para Rasul 1:5)
Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membebtis dengan Air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.(Kisah Para Rasul 11:16)
Jawab Petrus kepada mereka."Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. Orang-orang yang menerima perkataan itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kiratiga ribu jiwa(Kisah Para Rasul 2:38-41)
Tetapi mereka sekarang percaya kepada Filipus yang memberitakan injil tentang kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis baik laki-laki maupun perempuan. Simon sendiri juga menjadi percaya dan sesudah dibaptis, ia senantiasa bersama-sama dengan Filipus dan takjub ketika ia melihat tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat besar yang terjadi.(Kisah Para Rasul 8:12)
Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan injil Yesus kepadanya. Mereka melanjutkan perjalanan mereka dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu:"Sahut Filipus:"Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya:"Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah anak Allah." Llau orang Etiopiaitu menyuruh menghentikan kereta itu,dan keduanya turun kedalam air,baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalananya dengan sukacita.(Kisah Para Rasul 8:35-39)
Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus(Galatia 3:27)
Sebab dalam satu roh kita semua, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita diberi minum dari satu Roh.(Korintus 12:13)
Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah pergi dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematianNya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.(Roma 6:3,4)
...dan pergi di dalam roh itu juga Ia pergi memberitakan injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit yaitu delapan orang yang diselamatkan oleh air bah itu. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasanya, yaitu baptisan, maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohon hati nurani yang baik kepada Allah oleh kebangkitan Yesus Kristus, yang duduk disebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan ketakutan ditaklukan kepadaNya.(I Petrus 3:19-22)
Karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisa, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membengkitkan Dia dari orang mati. Kamu jiga, meskipun dahulu kamu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah,telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,(Kolose 2:12,13)
Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu.(Yohanes 14:15)
Maka datanglah Yohanes ke seluruh daerah Yordan dan menyerukan: 'bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu'(Lukas 3:3)
Tetapi kata Yesus kepada mereka:"Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus kuterima?"Jawab mereka:"Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka:"Memang kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum, dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus kuterima.(Markus 10:38-39)
Seluruh orang banyak yang mendengar perkataanNya, termasuk para pemungut cukai, mengaku kebenaran Allah, karena mereka telah memberi diri dibaptis oleh Yohanes. Tetapi orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menolak maksud Allah terhadap diri mereka, karena mereka tidak mau dibaptis oleh Yohanes.(Lukas 7:29-30)
|